Ingin dapat penawaran khusus untuk Anda? Konsultasi sekarang!

Vaksin Umroh 2026, Ada Jenis Apa Saja?

09 July 2026 ditinjau oleh Tim Khidmat jejak imani

article-thumbnail

Vaksin adalah salah satu persyaratan yang perlu dilakukan oleh para calon jamaah umroh sebelum berangkat ke Tanah Suci. Vaksin umroh merupakan syarat yang diwajibkan oleh Pemerintah Arab Saudi sebelum memasuki negara tersebut.

Menggunakan vaksin umroh juga sangat penting dilakukan untuk melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Dengan begitu para jamaah yang beribadah di Tanah Suci akan merasa lebih aman dan nyaman selama beribadah disana.

Vaksin Umroh Apa Saja yang Dibutuhkan?

Aturan vaksin umroh bisa berganti setiap tahunnya. Sampai pertengahan tahun 2026 ini, syarat vaksin umroh masih sama dan belum berganti dari tahun 2025. Vaksin umroh yang diwajibkan yaitu vaksin meningitis dan vaksin polio.

1. Vaksin Meningitis

Meningitis adalah infeksi yang menyebabkan peradangan pada selaput otak dan sumsung tulang belakang. Arab Saudi adalah salah satu negara yang mempunyai resiko tinggi penyebaran meningitis. Oleh karena itu vaksin meningitis diwajibkan bagi para calon jamaah umroh yang akan memasuki Arab Saudi.

Berikut jenis vaksin umroh meningitis yang dianjurkan oleh Pemerintah Arab Saudi

  • Vaksin Polisakarida Kuadrivalen (ACYW) : masa berlaku 3 tahun
  • Vaksin Konjugasi 1 Kuadrivalen (ACYW) : masa berlaku 5 tahun

Anda dapat memilih salah satu dari kedua jenis vaksin umroh meningitis tersebut. Pemberian kedua vaksin umroh meningitis, minimal tidak kurang dari 10 hari sebelum kedatangan, mengingat vaksin akan terbentuk secara efektif dalam 10 hingga 14 hari.

2. Vaksin Umroh Polio

Vaksin umroh jenis polio merupakan syarat wajib untuk negara-negara tertentu. Indonesia menjadi salah satu negara yang diwajibkan untuk mendapat vaksin polio oleh Pemerintah Arab Saudi. Arab Saudi mewajibkan jamaah asal Indonesia untuk mendapat minimal 1 dosis IPV (inactivated polio vaccine) untuk mengurus visa umroh. Vaksin umroh polio ini diberikan tidak lebih dari 12 bulan dan paling lambat 4 minggu sebelum kedatangan di Tanah Suci.

Baca juga : Penuhi Persyaratan Umroh Terbaru Sebelum Berangkat!

Kapan Sebaiknya Mendapatkan Vaksin Umroh?

Dari penjelasan di atas dapat diketahui bahwa terdapat 2 vaksin umroh yakni vaksin meningitis dan vaksin polio. Pemberian kedua vaksin tersebut juga berbeda, vaksin meningitis minimal diberikan 2 minggu sebelum keberangkatan sedangkan vaksin polio minimal diberikan 4 minggu (1 bulan) sebelum keberangkatan.

Pemberian kedua vaksin tersebut dapat dilakukan bersamaan tanpa ada jeda hari. Sehingga jika ingin mendapat vaksin umroh sekaligus, Anda bisa vaksin umroh minimal 4 minggu sebelum keberangkatan.

Setelah melakukan pemberian kedua vaksin umroh, Sahabat akan mendapat International Certificate of Vaccination (ICV) atau buku kuning. Buku kuning ini yang nantinya akan menjadi syarat pembuatan visa umroh.

Biaya Vaksin Umroh

Biaya vaksin umroh cukup beragam, tergantung daerah, rumah sakit hingga jenis vaksin yang diberikan. Berikut kisaran harga vaksin umroh daerah Jabodetabek :

  • Vaksin meningitis mulai dari Rp 300.000 - Rp 600.000
  • Vaksin polio mulai dari Rp 300.000 - Rp 800.000.

Beberapa rumah sakit menyediakan paket vaksin umroh (meningitis + polio). Paket vaksin umroh ini tentunya lebih hemat jika dibandingkan vaksin meningitis dan polio sendiri-sendiri. Harga paket vaksin umroh berkisar mulai dari Rp 465.000 - Rp 1.049.000.

Semoga dengan mengetahui syarat vaksin umroh dapat memudahkan Anda dalam memenuhi persyaratan umroh ke Tanah Suci atau jika belum berkesempatan umroh, kita dapat segera dipanggil Allah untuk menjadi tamu-Nya di Baitullah.

Bagi calon jamaah yang sedang mencari paket haji dan umroh, bisa mulai mencari travel terpercaya salah satunya jejak imani. Paket haji dan umroh jejak imani memiliki fasilitas lebih nyaman, terakreditasi A hingga beragam paket keberangkatan. Segera konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim kami.

Semoga bermanfaat!

Dilihat 291 kali