Ingin dapat penawaran khusus untuk Anda? Konsultasi sekarang!

Apa Bacaan Doa Saat Sahur? Baca Ini Sebelum & Sesudahnya

11 March 2024 ditinjau oleh Ustadz H. Jundi Imam Syuhada, Lc., M.IRK.

article-thumbnail

Sahur merupakan salah satu amalan sunnah pada ibadah puasa. Sahur memang tidak menjadi syarat wajib, sah ataupun rukun puasa, namun terdapat banyak keutamaan bagi yang melaksanakannya. Umat Muslim dianjurkan untuk melakukan sahur setiap akan berpuasa karena ini menjadi pembeda dengan puasa ahli kitab. Sebagaimana Rasulullah bersabda

فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ أَكْلَةُ السَّحَرِ

"Sesungguhnya perbedaan antara puasa kita dan puasa ahli kitab adalah makan sahur." (HR Muslim).

Dalam sebuah hadits lain, Nabi bersabda mengenai keutamaan bagi umat yang melakukan sahur.

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السُّحُورِ بَرَكَةً

"Makan sahurlah kalian karena sesungguhnya di dalam sahur itu terdapat berkah." (HR Bukhari).

Doa Sahur

Waktu sahur dilakukan pada sepertiga malam hingga sebelum masuknya waktu subuh. Di Indonesia, terdapat jadwal imsakiyah sebagai penanda akan masuk waktu Subuh atau berakhirnya sahur, dimana imsakiyah ditetapkan 10 menit sebelum adzan Subuh.

Saat sahur tidak ada doa spesifik yang dikhususkan, namun ada baiknya untuk memperbanyak berdoa ketika sahur karena dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa berdoa saat sahur akan mudah dikabulkan. Anda dapat membaca niat puasa dan memperbanyak doa serta mohon ampun pada Allah saat sahur pada waktu sepertiga malam.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda,

“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ibnu Hajar juga menjelaskan hadits di atas dengan berkata,

“Do’a dan istighfar di waktu sahur mudah dikabulkan.” (Fath Al-Bari 3:32).

Dari kedua hadits di atas dapat disimpulkan bahwa pada saat sahur perbanyaklah berdoa apapun itu terutama meminta ampun dengan beristigfar pada Allah. Meski tidak ada doa spesifik pada saat sahur, terdapat beberapa adab membaca doa sebelum dan setelah makan.

Selain memperbanyak doa dan istigfar, Anda dapat membaca niat puasa untuk hari tersebut dengan lafal niat puasa sebagai berikut :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Baca juga : Pelajari Panduan Niat Puasa Sebulan Penuh, Jangan Asal Baca

1. Doa Sebelum Makan

Sebelum makan cukup membaca Bismillah atau lebih lengkapnya Bismillahirrahmanirrahim sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah. Beliau bersabda,

« يَا غُلاَمُ سَمِّ اللَّهَ ، وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ » . فَمَا زَالَتْ تِلْكَ طِعْمَتِى بَعْدُ

Artinya : “Wahai Ghulam, sebutlah nama Allah (bacalah “Bismillah”), makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah makanan yang ada di hadapanmu.” Maka seperti itulah gaya makanku setelah itu. (HR. Bukhari dan Muslim)

Apabila seorang Muslim lupa membaca Bismillah saat sebelum makan, maka dianjurkan untuk membaca doa berikut ini

بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ

Bismillaah awwalahu wa aakhirohu

Artinya : Dengan nama Allah pada awal dan akhirnya (dalam Hadits Riwayat Abu Daud dan At-Tirmidzi)

2. Doa Setelah Makan

Tidak hanya sebelum makan, namun ada juga sunnah membaca doa setelah makan. Doa setelah makan juga dapat Anda baca selepas sahur dengan bacaan Arab, latin dbeserta terjemahannya berikut,

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَطْعَمَنِى هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّةٍ

Alhamdulillaahilladzii ath’amanii haadzaa wa rozaqoniihi min ghairi haulin minnii wa laa quwwatin

Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini, dan merizkikan kepadaku tanpa daya serta kekuatan dariku

Doa setelah makan di atas merupakan doa yang terdapat dalam sebuah hadits riwayat At-Tirmidzi yang disabdakan oleh Rasulullah, oleh karena itu membaca doa setelah makan merupakan sunnah. Membaca doa setelah makan dapat menghapuskan dosa yang telah lalu.

Baca juga : Baca Niat Puasa Ramadhan di Waktu-waktu Ini

Doa Buka Puasa

Jika sahur tidak terdapat doa spesifik, namun buka puasa memiliki doa spesifik dalam sebuah hadits. Saat maghrib segerakanlah membatalkan puasa dengan makan kurma atau minum air putih dengan membaca doa buka puasa berikut,

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah

Artinya : “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud)

Dengan makan atau minum dibarengi dengan membaca doa buka puasa artinya puasa hari tersebut telah selesai dan Anda bisa membaca niat puasa Ramadhan untuk keesokan harinya.

Baca juga : Segera Baca Doa Buka Puasa Ramadhan Ini Saat Maghrib!

Itulah pembahasan singkat mengenai salah satu amalan sunnah saat puasa. Adapun amalan sunnah lainnya di bulan Ramadhan yang dapat dilakukan adalah umroh. Ketika umroh di bulan Ramadhan Sahabat juga dapat shalat tarawih di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi.

Bagi yang berniat untuk pergi umroh di bulan Ramadhan dapat mulai mencari travel umroh untuk keberangkatan bulan Ramadhan. Salah satu travel yang menyediakan paket umroh Ramadhan adalah jejak imani.

jejak imani adalah travel haji dan umroh sejak tahun 2012 dengan nama PT JEJAK IMANI BERKAH BERSAMA yang sudah berizin resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dari Kemenag. Anda juga bisa menanyakanan dan konsultasi dengan tim jejak imani terkait kebutuhan selama ibadah umroh di Tanah Suci.

Semoga bermanfaat!

Dilihat 1581 kali