Ramadhan Akan Usai, Lakukan Amalan di 10 Malam Terakhir
30 January 2026 ditinjau oleh Tim Khidmat jejak imani

Allah dalam penciptaan-Nya selalu memilih makhluqnya untuk dispesialkan dari yang lainnya. Kita tahu bahwa Allah menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan yang paling baik dari bulan-bulan lainnya. Rasulullah ﷺ bersabda :
أَتَاكَ شَهْرُ رَمَضَانَ شَهْرٌ مُبَارَكٌ كَتَبَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ فِيهِ تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجِنَانِ وَتُغَلَّقُ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ وَتُغَلُّ فِيهِ الشَّيَاطِينُ
"Telah datang bulan Ramadhan, bulan yang penuh keberkahan, Allah mewajibkan puasa di dalamnya, membuka pintu surga, menutup pintu neraka, dan mengikat syaitan." (HR. Ahmad)
Tidak hanya itu, Allah bahkan memilih 10 hari terakhir untuk menjadi malam-malam yang lebih baik dibandingkan dengan 20 malam sebelumnya di bulan Ramadhan. Dari Sayyidah Aisyah Radhiyallahu ‘anha :
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ
"Rasulullah ﷺ jika memasuki 10 malam terakhir (Ramadhan), maka beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengikatkan ikat pinggangnya." (HR. Bukhari)
Malam-malam terakhir di bulan Ramadhan, terutama 10 malam terakhir, adalah waktu yang sangat berharga dan penuh keberkahan. Pada malam-malam ini, Allah ﷻ membuka pintu rahmat dan ampunan-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang beribadah dengan sungguh-sungguh.
Amalan-amalan yang dilakukan pada 10 malam terakhir dapat menjadi kesempatan emas untuk meningkatkan keimanan, memohon ampunan dan meraih pahala yang berlipat ganda. Mari kita manfaatkan waktu terbaik ini dengan melakukan amalan-amalan yang baik. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan :
1. I’tikaf di Masjid
I’tikaf atau berdiam diri di masjid sambil mengerjakan ibadah-ibadah, lebih dianjurkan dikerjakan di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Rasulullah ﷺ bersabda:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْتَكِفُ الْعَشْرَ الْأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ
"Rasulullah ﷺ biasa melakukan i'tikaf pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan." (HR. Bukhari)
2. Sholat Qiyamul Lail (sholat malam)
Tidak hanya sholat tarawih saja yang dianjurkan di bulan Ramadhan, ketika sudah memasuki 10 malam terakhir, umat islam dianjurkan mendirikan sholat malam di sepertiga malam, yang biasa dikenal dengan sholat Qiyamul Lail. Dari Sayyidah Aisyah Radhiyallahu ‘anha :
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَأَحْيَا لَيْلَهُ وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ
"Rasulullah ﷺ jika memasuki 10 malam terakhir (Ramadhan), maka beliau menghidupkan malamnya, membangunkan keluarganya, dan mengikatkan ikat pinggangnya." (HR. Bukhari)
3. Memperbanyak Membaca Al-Qur'an
Membaca Al Qur’an sangat dianjurkan diperbanyak ketika bulan Ramadhan, khususnya di 10 malam terakhir. Para sahabat dan ulama zaman dahulu banyak libur dari aktivitas lain dan fokus untuk memperbanyak menghatamkan Al Qur’an.
Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur’an, sehingga umat islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak membacanya di bulan tersebut. Terkhusus menjadi amalan di 10 malam terakhir. Rasulullah ﷺ bersabda:
الصِّيَامُ وَالْقُرْآنُ يَشْفَعَانِ لِلْعَبْدِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ الصِّيَامُ أَيْ رَبِّ مَنَعْتُهُ الطَّعَامَ وَالشَّهَوَاتِ بِالنَّهَارِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ وَيَقُولُ الْقُرْآنُ مَنَعْتُهُ النَّوْمَ بِاللَّيْلِ فَشَفِّعْنِي فِيهِ قَالَ فَيُشَفَّعَانِ
"Puasa dan Al-Qur'an akan memberi syafaat kepada hamba pada hari kiamat. Puasa berkata, 'Ya Rabb, aku telah mencegahnya dari makan dan syahwat di siang hari, maka izinkanlah aku memberi syafaat baginya.' Al-Qur'an berkata, 'Aku telah mencegahnya tidur di malam hari, maka izinkanlah aku memberi syafaat baginya.' Maka keduanya memberi syafaat." (HR. Ahmad)
4. Mencari Malam Lailatul Qadr
Allah pilih dari 10 malam terakhir tersebut, menjadi malam yang paling baik dari malam malam sebelumnya, bahkan lebih baik dari 1000 bulan. Malam tersebut adalah malam Lailatul Qadr, yang di malam itu Allah paling banyak mengabulkan doa-doa hamba-Nya, mengampuni dosa-dosa hamba dan menjadikan ibadah di malam itu lebih baik dari pada ibadah di 1000 bulan lainnya. Rasulullah ﷺ bersabda:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
"Carilah Lailatul Qadr pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan." (HR. Bukhari)
5. Memperbanyak Doa dan Memohon Ampunan
Pada tiap malam bulan Ramadhan, khususnya di 10 malam terakhir, Rasulullah ﷺ memberikan contoh kepada umatnya untuk memperbanyak doa-doa dan memohon ampunan kepada Allah ﷻ. Ada satu doa yang diajarkan beliau kepada umatnya tentang permohonan ampunan kepada Allah, yang sangat dianjurkan dibaca sebagai amalan 10 malam terakhir khususnya malam ganjil. Rasulullah ﷺ bersabda:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau suka memaafkan, maka maafkanlah aku." (HR. Tirmidzi)
Selain amalan-amalan di atas, kita juga bisa mengerjakan semua amalan kebaikan yang biasa kita kerjakan di hari-hari sebelumnya, seperti bersedekah, membantu orang lain, saling memaafkan dan lain-lain. Jika amalan-amalan kebaikan itu dianjurkan di hari hari selain 10 malam terakhir bulan Ramadhan, maka dia lebih dianjurkan lagi untuk dikerjakan pada malam-malam tersebut.
Bagi teman-teman yang ingin merasakan beribadah yang nikmat pada 10 malam terakhir bulan Ramadhan di tanah suci, bisa mempercayakan perjalanan umroh bersama jejak imani.
jejak imani adalah travel haji dan umroh sejak tahun 2012 dengan nama PT JEJAK IMANI BERKAH BERSAMA yang sudah berizin resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK). Anda juga bisa menanyakanan dan konsultasi dengan tim jejak imani terkait kebutuhan selama ibadah umroh di Tanah Suci.
Dilihat 6 kali


