Tata Cara Umroh

Buat kalian yang sangat ingin ibadah umrohnya sah, wajib melakukan tata cara umroh sesuai dengan sunnah, simak ulasan dibawah ini!

Beribadah umroh juga memiliki tata cara yang harus dilakukan. Ibadah ini sering juga disebut ibadah haji kecil. Dan ibadah umroh menjadi salah satu pilihan favorite umat muslim yang ingin beribadah ke tanah suci untuk memenuhi panggilan Allah SWT. Karena, umroh bisa dilakukan kapanpun dan tidak terbatas oleh waktu tertentu maupun kuota seperti ibadah haji. Jadi tidak jarang ibadah umroh menjadi pilihan sambil menunggu antrian ibadah haji. 

Nah sebelum kalian berangkat umroh, ada baiknya kalian mengetahui tata cara dan apa saja yang perlu dilakukan selama umroh sesuai dengan sunnah, berikut penjelasannya.

Urutan Tata Cara Umroh

  • Mandi Besar (Mandi Junub)

Sebelum melintasi waktu Miqat, ada baiknya membersihkan diri terlebih dahulu dengan melakukan mandi besar atau mandi junub. Dan jangan lupa untuk memakai wewangian yang terbaik dan berwudhu.

Miqat merupakan bahasa arab yang diartikan sebagai waktu, dalam istilah haji dan umroh miqat adalah batas bagi dimulainya ibadah haji dan umrah (batas daerah tanah suci). 

  • Mengenakan Pakaian Ihram & Niat Umroh

Mengenakan pakaian Ihram, untuk lelaki 2 kain yang dijadikan sarung dan selendang. Sedangkan untuk wanita memakai pakaian apa saja yang menutup aurat. Dan niat umroh dalam hati ketika memasuki waktu Miqat (batas daerah tanah suci).

  • Membaca Talbiyah

Usai memasuki waktu Miqat, dianjurkan untuk melantunkan Talbiyah selama perjalanan menuju Makkah.

“Labbaik allahumma labbaik. labbaik laa syariika laka labbaik. innalhamda wan ni’mata, laka wal mulk, laa syariika lak”.

Artinya:

Aku menjawab panggilan-Mu ya Allah, aku menjawab panggilan-Mu, aku menjawab panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku menjawab panggilan-Mu. Sesungguhnya segala pujian, kenikmatan dan kekuasaan hanya milik-Mu, tiada sekutu bagi-Mu

  • Masuk ke Masjidil Haram 

Sesampainya di Masjidil Haram, Tabliyah berhenti sebelum Tawaf, kemudian menuju ke Hajar Aswad sambil menyentuhnya dan menciumnya jika mampu. Jika tidak mampu, maka cukup memberi isyarat berupa lambaian tangan.

  • Tawaf

Tawaf sebanyak 7 kali putaran, 3 putaran pertama jalan cepat dan sisanya biasa. Dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir pula di Hajar Aswad.

  • Sholat Sunnah 2 Rakaat di Depan Makam Nabi Ibrahim

Setelah melakukan Tawaf, tata cara umroh berikutnya sholat 2 rokaat di depan makam Nabi Ibrahim jika bisa atau ditempat lainnya di Masjidil Haram dengan membaca Surah Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua.

  • Beristirahat

Selesai shalat dua rokaat, tata cara umroh selanjutnya adalah beristirahat dan meminum air zam-zam. Sebelum meminum air zam-zam dianjurkan membaca doa sebagai berikut:

“Allahumma inni asaluka ilman nafian wa rizqon waasian wa syifaan min kuli daain wa saqomin bi rohmatika yaa arhamar roohimiin”.

Artinya:

Ya Allah aku mohon padamu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan kesembuhan dari segala penyakit.

  • Sa’i

Lalu tata cara umroh yang selanjutnya melakukan Sa’i dimulai dari bukit Shafa dan berakhir di bukit Marwah sebanyak 7 kali putaran. Usahakan ketika berada di atas bukit Shafa untuk menghadap ke arah Ka’bah (kiblat) lalu membaca doa yang berbunyi:

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa lillahil-hamd. Allahu Akbar ‘alaa maa hadaanaa wal-hamdu lillahi ‘alaa maa aulaanaa. Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul-hamdu yuhyii wa yumiitu biyadihil-khairu wa huwa ‘alaa kulli syaiin qodiir. Laa ilaaha illallah wahdahu laa syariika lahu, anjaza wa’dahu, wa nashara ‘abdahu, wa hazamal-ahzaaba wahdahu, laa ilaaha illallahu wa laa na’budu illa iyyaahu mukhlishiina lahud-diina wa law karihal-kaafiruun”.

Artinya: 

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah, Allah Maha Besar, atas petunjuk yang diberikan Nya kepada kami, segala puji bagi Allah atas karunia yang telah dianugerahkanNya kepada kami, tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu baginya. Baginya kerajaan dan pujian. Dialah yang menghidupkan dan mematikan, pada kekuasaan Nya segala kebaikan dan Dia berkuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu baginya, yang telah menepati janjinya, menolong hambanya dan dia sendiri menghancurkan musuh-musuhNya. Tidak ada tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah kecuali kepadanya dengan ikhlas semata kepadanya walaupun orang-orang kafir membenci.

  • Tahalul 

Tata cara umroh yang terakhir adalah Tahalul (mencukur minimal 3 helai rambut). Setelah melakukan beberapa rangkaian ibadah, jemaah diharuskan untuk melakukan Tahalul atau memotong rambut di bukit Marwah. Untuk laki-laki lebih baik mencukur rambut sampai habis dan untuk wanita dianjurkan memotong rambut minimal 3 helai. Dengan melakukan Tahalul, maka sempurna tata cara umroh lengkap sesuai sunnah.

Itulah urutan tata cara umroh yang wajib kamu ketahui. Berkunjung ke tanah suci dan melakukan ibadah disana adalah impian bagi setiap umat muslim. Semoga dengan memahami setiap tata cara umroh dengan baik dapat membuat ibadah umrohnya sah.

Bagi umat muslim yang sedang ingin merencanakan ibadah umroh, sebaiknya memperhatikan terlebih dahulu keutamaan dan persyaratan umroh agar ibadah umroh kalian inn sha Allah sah (mabrur). Kalian juga dapat mencheck paket umroh yang terdapat di jejak imani ya. Mau perjalanan ibadah kalian ke tanah suci lebih berkesan? Jejak Imani jawabannya.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply