Zakat Fitrah – Salah satu ibadah wajib (bagi yang mampu) yang dilakukan pada bulan Ramadhan 2021 selain puasa adalah dengan membayar zakat fitrah. Sebaiknya, sebelum menunaikan zakat fitrah di bulan Ramadhan tahun ini, ada baiknhya untuk mempelajari terlebih dahulu pengertian, niat dan hukum zakat fitrah berdasarkan agama Islam.

Pengertian Zakat Fitrah

zakat fitrah

Source: Google.com

Zakat fitrah berasal dari kata zakat al-fitr yang artinya suci. Oleh karena itu, pengertian zakat fitrah adalah zakat yang dikeluarkan untuk mensucikan harta.

Batas waktu pemberian zakat fitrah hanya dapat dilakukan pada bulan Ramadhan hingga saat waktu sholat Idul Fitri. Zakat fitrah juga dapat menjadi manfaat bagi penerima dan juga yang memberikan zakat.

Manfaat bagi pemberi zakat fitrah adalah zakat fitrah yang dilakukan dapat bermanfaat untuk mensucikan harta dan menghapus dosa. Sedangkan manfaat bagi penerima zakat fitrah adalah zakat fitrah yang diterima bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sekaligus dapat digunakan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Niat Zakat Fitrah

  1. Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Adapun niat zakat fitrah untuk diri sendiri sebagai berikut:

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala

Artinya: 

Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala.

  1. Niat Zakat Fitrah untuk Seluruh Anggota Keluarga

Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala

Artinya: 

Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala.

Hukum Mengeluarkan Zakat Fitrah

Dalam agama Islam, menunaikan zakat merupakan rukun Islam yang keempat dimana setiap orang yang beragama Islam wajib mengeluarkan zakat, bagi yang mampu. Dengan menunaikan zakat, maka akan menyempurnakan agama seorang Muslim dan ketaatan seorang hamba terhadap Allah ﷻ.

Allah ﷻ berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 43.

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرَّاكِعِيْنَ

Artinya:

Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk.

Dengan begitu hukum membayar zakat maupun zakat fitrah adalah wajib bagi umat Islam. Seperti apa yang sudah dijelaskan dalam Al-Quran diatas.

Dalam riwayat Ibnu Umar, Nabi Muhammad juga menjelaskan prihal hukum zakat fitrah kepada umat Islam. 

“Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas umat Muslim; baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk salat (salat id),” (HR. Bukhari & Muslim).

Dalam pelaksanaannya zakat fitrah dibayarkan senilai kebutuhan pokok (makanan pokok). Di Indonesia, zakat fitrah setara dengan nilai atau harga 2,5 kg atau 3,5 liter beras.

Ketika memasuki bulan Ramadhan, alangkah lebih bijak untuk mengetahui terlebih dahulu keutamaan bulan Ramadhan agar lebih mempersiapkan diri dan juga memaksimalkan ibadah terbaik selama Ramadhan, termasuk mempersiapkan diri membayar zakat fitrah. Semoga Allah ﷻ memberikan kemudahan dan keberkahan atas segala ikhtiar kita dalam menunaikan rukun islam keempat, yaitu membayar zakat.

Teruntuk umat muslim yang sedang menjalankan puasa bulan Ramadhan pada tahun ini, dapat mengunduh jadwal Imsakiyah puasa Ramadhan disini dan bagi Anda yang ingin berpuasa sambil menjelajahi keindahan Turki juga dapat melihat paket di Jejak Imani.

Semoga Bermanfaat!

Leave a Reply