Ibadah Haji 2022 – Bagi kebanyakan orang Indonesia, menunaikan ibadah haji bukanlah pekerjaan yang mudah, sebab membutuhkan kemauan yang kuat dan kemampuan yang memadai. Ada banyak orang yang sudah mampu tapi belum mempunyai kemauan.

ibadah haji 2022

Source: Google.com

Namun lebih banyak lagi yang sudah mempunyai kemauan tapi belum mempunyai kemampuan yang cukup. Oleh karena itu tidak heran bila pergi menunaikan ibadah haji bagi rata-rata orang Indonesia merupakan suatu keberuntungan yang besar. Maka dari itu, sangat disayangkan jika beruntung menunaikan ibadah haji tapi tidak dikerjakan dengan sebaik-baiknya.

Bagi Anda yang sedang merencanakan ibadah haji pada 2022 ada baiknya untuk mengetahui persiapan apa saja yang perlu dilakukan. Salah satu persiapan dasar sebelum menunaikan ibadah haji yaitu belajar mengenai tata cara haji yang baik dan benar.

 

Lihat disini: Paket Ibadah Haji 2022 Berangkat Lebih Nyaman Bersama Jejak Imani

Tata Cara Ibadah Haji 2022

  1. Sebelum tanggal 8 Dzulhijjah, semua jamaah haji mulai untuk melaksanakan Tawaf Haji di Masjidil Haram (Makkah).
  2. Tanggal 8 Dzulhijjah (Hari Tarwiyah) disebut dengan hari tarwiyah, karena para jama’ah haji menyiapkan bekal secukupnya untuk menuju mina dan padang arafah, karena kedua tempat tersebut tidak ada sumber air.
  3. Jamaah haji melakukan ihram untuk ibadah haji, dimulai dengan mandi, memakai wewangian serta mengenakan pakaian ihram, sambil ber-talbiyah mengucapkan.
  4. Berangkat menuju Mina dan setelah di Mina, mereka mendirikan shalat zhuhur, ashar, maghrib dan isya serta shalat subuh. Setiap shalat dikerjakan pada waktunya, namun shalat yang jumlah rakaatnya empat diqashar sehingga menjadi dua rakaat. Para jamaah tetap berada di Mina sampai matahari terbit pada tanggal 9 Dzulhijjah.
  5. Tanggal 9 Dzulhijjah, pagi harinya semua jamaah haji menuju ke padang Arafah untuk melakukan wukuf. Kemudian semua jamaah haji melaksanakan ibadah Wukuf, yaitu berdiam diri dan berdoa di padang Arafah hingga Maghrib tiba. Disunnahkan bagi jama’ah untuk singgah di namirah dan jika memungkinkan berdiam di sana hingga matahari tergelincir, jika memungkinkan. Namirah adalah sebuah tempat yang terletak dekat perbatasan arafah, apabila matahari tergelincir, dan masuk waktu zuhur. Disunnahkan bagi imam atau orang yang diwakilkan untuk menyampaikan khutbah di hadapan para jama’ah, berkenaan dengan kondisi kaum muslimin, agar kembali memperbaharui tauhid, hukum-hukum seputar ibadah haji, dan perkara-perkara penting lainnya.
  6. Waktu wukuf di arafah mulai dari terbit fajar tanggal 9 dzulhijjah hingga terbit fajar tanggal 10 dzulhijjah. Barang siapa yang melakukan wukuf pada waktu tersebut walaupun sebentar, maka dia dianggap telah mengerjakan wukuf, dan hajinya sah. Barang siapa yang tidak mengerjakan wukuf pada waktu tersebut maka hajinya tidak sah, sebagaimana yang diriwayatkan dalam dari ibnu ‘abbas,

“barang siapa yang mengerjakan wukuf sebelum matahari terbit (pada tanggal 10 dzulhijjah) maka ia telah mengerjakan haji”. [Disahihkan oleh Al-Albani (No. 5995) dalam shahihul jami’.

  1. Tanggal 9 Dzulhijjah malam, semua jamaah haji menuju ke Muzdalifah untuk mabit (bermalam di muzdalifah) dan mengambil batu untuk melontar jumroh secukupnya.

Lihat disini: Paket Ibadah Haji 2022 Berangkat Lebih Nyaman Bersama Jejak Imani

 

  1. Tanggal 9 Dzulhijjah tengah malam atau setelah melakukan mabit, jamaah haji meneruskan perjalanannya ke Mina untuk melaksanakan ibadah melontar Jumroh.
  2. Pada Tanggal 10 Dzulhijjah, jamaah haji melaksanakan ibadah melempar Jumrah yaitu sebanyak 7x ke Jumrah Aqabah sebagai simbol untuk mengusir setan. Dilanjutkan dengan tahalul yaitu mencukur rambut atau sebagian rambut.
  3. Jika jamaah mengambil nafar awal maka dapat dilanjutkan perjalanannya ke Masjidil Haram untuk Tawaf Haji atau menyelesaikan Haji.
  4. Sedangkan jika mengambil nafar akhir, jamaah haji tetap tinggal di Mina dan dilanjutkan dengan melontar jumrah sambungan, yaitu jumrah ‘Ula dan jumrah Wustha.
  5. Tanggal 11 Dzulhijjah, jamaah haji melempar jumrah sambungan (Ula) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
  6. Tanggal 12 Dzulhijjah, jamaah haji melempar jumrah sambungan (wusta) di tugu pertama, tugu kedua, dan tugu ketiga.
  7. Kemudian yang terakhir Jamaah haji kembali ke Makkah untuk melaksanakan Tawaf Wada’ yaitu Tawaf perpisahan sebelum pulang ke negara masing-masing.

Lihat disini: Paket Ibadah Haji 2022 Berangkat Lebih Nyaman Bersama Jejak Imani

Demikianlah tata cara ibadah haji dan penjelasannya. Semoga dengan mengetahui penjelasan singkat tata cara ibadah haji, ibadah haji Anda di 2022 akan sah dan Allah ﷻ memberikan kita kemudahan untuk selalu belajar sebagai bentuk taqwa kita terhadap Allah ﷻ.

Jejak Imani juga memfasilitasi beberapa program yang dapat Anda pilih dan Insya Allah program yang Jejak Imani miliki dapat bermanfaat untuk Anda, baik dengan menambah ilmu dan begitu pula menambah ketaqwaan kita terhadap Allah ﷺ. Berikut selengkapnya di bawah sini!

Jejak Imani Travel Haji, Umroh & Islamic Tours adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa travel Biro Haji, Umroh & Islamic Halal Tour. Jejak Imani berdiri sejak tahun 2014 dengan berbentuk Perseroan Terbatas (PT.) dengan nama PT. Jejak Imani Berkah Bersama. Jejak Imani sudah berizin resmi, dengan nomor PPIU No. U.553 Tahun 2020 dan akreditasi PPIU bernilai A dengan nomor 2020-PPIU 1-0011. Anda juga dapat melihat detail jelasnya disini Tentang Kami. 

Jejak Imani juga memiliki paket haji dengan waktu tunggu yang lebih singkat dan dapatkan pengalaman haji yang lebih nyaman bersama Jejak Imani disini

Anda juga dapat mempelajari paket haji yang terdapat di Jejak Imani, yaitu:

  1. Haji Tanpa Antri.
  2. Haji dengan Waktu Tunggu 5 Tahun.

 

Bagi Bapak/Ibu yang ingin berhaji namun terkendala biaya, Jejak Imani juga memiliki program Tabungan Haji. Untuk lebih detailnya Anda dapat menanyakan dahulu disini (Konsultasi Tabungan Haji Gratis).

Sempurnakan Rukun Islam dengan berhaji lebih nyaman dengan menikmati fasilitas bintang 5 bersama Jejak Imani.

Ingin ibadah haji 2022 lebih nyaman? Jejak Imani jawabannya, insya Allah.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply