Bulan Dzulhijjah 2022- Tahun Hijriah akan memasukin bulan Dzulhijjah yakni bulan ke-12 atau bulan terakhir dalam penanggalan Islam. Terdapat banyak keutamaan pada bulan Dzulhijjah terutama pada 10 hari pertama yang sangat dicintai oleh Allah ﷻ.

Source: Google.com

Pada bulan Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan seperti bersedekah, berpuasa, hingga menyantuni anak yatim agar dapat mendapatkan keutamaan dari bulan Dzulhijjah.

Selain itu, terdapat juga beberapa amalan yang hanya bisa dilakukan pada bulan Dzulhijjah seperti halnya ibadah haji dan berqurban. Berikut sejumlah keutamaan yang dapat menjadi amalan pada bulan Dzulhijjah, simak disini.

10 Hari Pertama

Pada awal bulan Dzulhijjah, ada 10 hari pertama yang merupakan hari yang paling dicintai Allah ﷻ. Dan keutamaan 10 hari pertama terdapat dalam firman Allah ﷻ dalam Surah Al-Fajr,

“Demi fajar, dan malam yang sepuluh” artinya Surah Al-Fajr ayat 1-2.

Dalam tafsir Ibnu Katsir, malam sepuluh yang dimaksud adalah 10 hari pertama pada bulan Dzulhijjah.

Pada 10 hari pertama, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan seperti berpuasa, sholat sunnah, membaca Al-Quran, hingga bersedekah.

Bulan Haram (Bulan yang Dimuliakan)

Bulan Dzulhijjah termasuk dalam kategori bulan yang haram atau bulan yang dimuliakan oleh Allah ﷻ, Dzulhijjah merupakan satu dari empat bulan yang tergolong bulan haram. Tiga bulan lainnya yang juga dimuliakan adalah Muharram, Rajab, dan Dzulqaidah. 

Bulan haram, sesuai dengan apa yang difirmankan Allah ﷻ dalam Surah At-Taubah ayat 36 yang artinya:

Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu dalam (bulan yang empat) itu, dan perangilah kaum musyrikin semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang takwa.

Melalui ayat ini, umat Islam dilarang untuk menganiaya diri sendiri dan juga umat Islam dianjurkan untuk melakukan amalan yang dapat meningkatkan keimanan kepada Allah ﷻ.

Hari Arafah

Pada bulan Dzulhijjah terdapat hari Arafah, yaitu pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari tersebut orang yang menjalankan ibadah haji akan melaksanakan Wukuf di Padang Arafah. Sedangkan bagi umat Islam yang tidak melaksanakan ibadah haji, dianjurkan untuk melakukan puasa sunnah.

Bagi umat Islam yang berpuasa sunnah pada hari Arafah disebut akan mendapatkan pahala yang terbaik dan akan langsung dibalas oleh Allah ﷻ.

Bulan Haji

Pada bulan Dzulhijjah, Allah ﷻ mengundang umatnya untuk datang beribadah ke rumah Allah ﷻ (Baitullah), yang berada di Mekkah. Pada bulan Dzulhijjah umat Islam dapat menyempurnakan rukun Islam yakni dengan melakukan ibadah Haji bagi yang mampu. 

Hari Raya Idul Adha

Pada bulan Dzulhijjah juga terdapat dari dua hari raya umat Islam yang akan diperingati. Umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah.

Umat Islam juga akan memperingati peristiwa qurban, dengan meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan anaknya Nabi Ismail AS.

Hari Raya Idul Adha dirayakan dengan melakukan sholat Idul Adha lalu diikuti dengan penyembelihan hewan qurban dan pada hari itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak takbir.

Bulan Qurban

Selain ibadah haji, umat Islam juga disunnahkan untuk berkurban pada bulan Dzulhijjah. Berkurban dilakukan dengan menyembelih hewan qurban, lalu dibagikan kepada yang membutuhkan. Allah ﷻ berfirman dalam Surah Al-Hajj ayat 34, yang artinya:

Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah (Muhammad) kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),

Allah ﷻ menjanjikan banyak balasan kepada orang yang berqurban dan salah satu harta akan dibersihkan dan rezeki akan terus berlimpah.

Hari Tasyrik  

Didalam hari-hari bulan Dzulhijjah terdapat pula hari Tasyrik yakni setelah Hari Raya Idul Adha pada tanggal 11,12,13 Dzulhijjah, atau pada tanggal 10,11,12 Juli 2022. Nabi Muhammad ﷻ  bersabda,

“Hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah.” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa’i).

Pada hari Tasyrik umat Islam dapat merayakan Hari Raya Qurban dengan berbagi dan menikmati hewan qurban. Dan umat Islam juga dianjurkan untuk banyak-banyak mengingat Allah dengan memperbanyak takbir. 

Semoga dari pembahasan ini, Anda dapat mengetahui keutamaan serta amalan yang dapat dilakukan pada bulan Dzulhijjah. Dan Insya Allah, pada lebaran haji tahun ini Anda juga dapat berqurban sebagai landasan ketakwaan kepada Allah ﷻ. 

Jejak Imani juga menawarkan pilihan hewan qurban untuk Anda. Jika Anda sudah memiliki niat untuk qurban pada tahun 2022, dapat memilih dan menanyakan hewan qurban disini sesuai kebutuhan Anda disini.

Bagi Anda yang sudah rindu ke Tanah Suci dan ingin melakukan perjalanan ibadah umroh, Anda dapat berangkat lebih nyaman bersama Jejak Imani. Lihat juga Paket Umroh Jejak Imani disini. Dan jika Anda ingin mengetahui informasi paket dan jadwal keberangkatan yang ada di Jejak Imani Anda dapat kontak tim kami disini (Tanya dulu Konsultasi Gratis).

Bagi Anda yang terkendala biaya umroh, tidak perlu khawatir karena Jejak Imani memiliki program Tabungan Umroh. Wujudkan niat baik Anda berumroh dan menuntaskan kerinduan kepada Baginda Rasulullah ﷺ, cukup menabung Rp 23.000 per hari, impian Anda ke Tanah Suci insya Allah akan terlaksana. Dapatkan Program Tabungan Umroh khusus khusus untuk Anda, yaitu Program Tabungan Umroh yang insya Allah mempermudah jalan Anda berumroh. Silakan kontak tim kami disini (Tanya dulu Konsultasi Gratis)

Jejak Imani memiliki layanan Badal Umroh yang dilakukan secara langsung oleh tim khidmat Jejak Imani yang berada di Tanah Suci. Dapatkan biaya badal umroh khusus 2021 mulai 2 juta-an saja. Dengan biaya tersebut Anda sudah dapat mengumrohkan orangtua/keluarga/saudara yang sedang sakit keras ataupun yang sudah tidak mampu berumroh ataupun sudah meninggal. Wujudkan niat baik mengumrohkan sanak keluarga maupun kerabat dengan menghubungi tim Jejak Imani perihal Program Badal Umroh disini (Tanya dulu Konsultasi Gratis) 

Jejak Imani Travel Haji, Umroh & Islamic Tours adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa travel Biro Haji Plus, Umrah & Halal Tour. Jejak Imani berdiri sejak tahun 2014 dengan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan nama PT Jejak Imani Berkah Bersama. Jejak Imani sudah berizin resmi, dengan nomor PPIU No. U.553 Tahun 2020 dan akreditasi PPIU bernilai A dengan nomor 2020-PPIU 1-0011. Anda juga dapat melihat detail jelasnya disini Tentang Kami. 

Jejak Imani juga memiliki paket haji dengan waktu tunggu yang lebih singkat dan dapatkan pengalaman haji yang lebih nyaman bersama Jejak Imani disini

Anda juga dapat mempelajari paket haji yang terdapat di Jejak Imani, yaitu:

  1. Haji Tanpa Antri.
  2. Haji dengan Waktu Tunggu 5 Tahun.

 

Bagi Bapak/Ibu yang ingin berhaji namun terkendala biaya, Jejak Imani juga memiliki program Tabungan Haji. Untuk lebih detailnya Anda dapat menanyakan dahulu disini (Konsultasi Tabungan Haji Gratis).

Sempurnakan Rukun Islam dengan berhaji lebih nyaman dengan menikmati fasilitas bintang 5 bersama Jejak Imani.

Tidak ada kata berhenti untuk belajar, sembari menunggu umroh kembali dibuka, Jejak Imani mempersembahkan Kelas Online Premium “Ibrahim Series”, kisah manusia paling mesra kepada Allah ﷻ yaitu Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dengan bimbingan langsung oleh Ustadz H. Salim A. Fillah. Simak bagaimana sirah kehidupan syarat hikmah Nabiyullah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam disini.

Ingin perjalanan ibadah Haji, Umroh & Islamic Halal Tour 2022 Anda lebih aman dan terpercaya? Jejak Imani jawabannya, insya Allah.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply