Pada saat ini, beberapa negara sudah mulai membuka destinasi wisatanya. Tidak terkecuali wisata ke Turki, yang sangat populer di kalangan wisatawan Indonesia. 

Wisata Turki

Source: Google.com

Meskipun begitu, ada hal yang berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya, dimana diberlakukannya protokol kesehatan yang wajib dilakukan para wisatawan apabila ingin wisata ke Turki. Bagi para wisatawan yang sedang merencanakan berlibur maupun kunjungan kerja ke negara Turki, dapat memperhatikan beberapa protokol kesehatan yang diperlukan selama wisata di Turki, simak ulasannya dibawah ini.

Wajib Tes PCR Covid-19

Salah satu syarat wisata ke Turki adalah menunjukkan hasil tes PCR Covid 19 yang bernilai negatif. PCR disarankan dilakukan satu hari (24 jam) sebelum keberangkatan dan dilakukan di tempat tes PCR yang kredibel dengan hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah Turki mensyaratkan hasil tes PCR Covid-19 yang berlaku minimal 72 jam sebelum keberangkatan, namun alangkah lebih baik jika dilakukan 24 jam sebelum keberangkatan.

Wisata ke Turki juga mewajibkan untuk melakukan seluruh protokol kesehatan mulai dari Bandara Soekarno Hatta, selama di perjalanan di Turki, hingga kembali ke Indonesia. Dan ada protokol kesehatan yang harus dilakukan sebagai berikut:

  • Boarding yang dilakukan dengan minim kontak fisik dengan petugas
  • Meminimalisir interaksi dan kerumunan dengan para wisatawan lain
  • Menjaga jarak 2 meter
  • Selalu bermasker dan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer
  • Menjaga kesehatan dengan makanan makanan bergizi selama wisata, minum vitamin dan usahakan tidur yang cukup

Di bandara juga terdapat penanda (garis/kaca jaga jarak) berguna untuk menghindari kontak antara staf dan penumpang, yang berguna untuk memperkuat jaga jarak fisik antara staf dan para calon penumpang. Hal tersebut di fasilitasi untuk menjaga kenyamanan penumpang selama masa pandemi ini.

Protokol Kesehatan di Turkish Airlines

Salah satu pesawat yang digunakan para wisatawan dari Indonesia ke Turki adalah Turkish Airlines. Maskapai ini juga sudah menerapkan protokol kesehatan, guna untuk mencegah penularan Covid-19. Adapun protokol yang wajib dilakukan oleh para orang yang ingin wisata ke Turki sebagai berikut.

  • Pihak Turkish Airlines menyediakan peralatan kesehatan seperti pembersih tangan, tisu antiseptik, dan masker untuk wisatawan Turki.
  • Sepanjang penerbangan, penumpang di instruksikan untuk menggunakan masker, bahkan ketika tidur. Masker hanya dapat dilepas ketika makan di dalam penerbangan Turkish airlines.
  • Penumpang yang tertidur dan terlanjur tidak menggunakan masker, akan dibangunkan dengan sopan dan dimintai untuk kembali menggunakan masker.

Tiba di Istanbul

Sesampainya di bandara Istanbul, ada beberapa hal yang akan dilalui oleh para orang yang ingin wisata ke Turki. Berikut penjelasannya:

  • Orang yang ingin wisata ke Turki wajib menyerahkan formulir kesehatan ke pihak imigrasi.
  • Wisatawan tidak diwajibkan untuk memperlihatkan bukti tes Covid-19, namun bagi wisatawan yang menunjukan gejala Covid-19 seperti demam tinggi, batuk, atau kesulitan bernafas akan dimintai untuk melakukan tes PCR di bandara.
  • Biaya tes PCR seharga TR 220 atau sekitar 32 Dollar AS.

Bandara Istanbul juga sudah mempunyai sertifikat Airport Pandemic, protokol kesehatannya mencakup jaga jarak fisik, informasi keselamatan kesehatan, desinfeksi, meminimalisir interaksi staf dan penumpang, etika batuk dan lainnya.

Turki sangat serius membenahi wisatanya, sesuai dengan petunjuk protokol kesehatan WHO. Selain itu Turki juga berkomitmen menjaga fasilitas, serta pelayanannya agar dapat melakukan tindakan preventif dan juga menjaga kesehatan para orang yang sedang wisata ke Turki. Turki insya Allah menjadi salah satu negara yang aman yang  dikunjungi selama era new normal atau masa pandemi saat ini.

Kembali ke Indonesia

Setelah selesai wisata di Turki selesai, semua wisatawan yang ingin pulang ke tanah air wajib mengikuti persyaratan masuk ke Indonesia, yaitu memperlihatkan bukti bebas Covid-19 dengan melakukan tes PCR di bandara Istanbul.

Bandara Istanbul menyediakan layanan tes PCR dan memakan waktu kurang lebih 4 hingga 6 jam.

Tiba di Indonesia

Setibanya di bandara Soekarno Hatta Indonesia, para penumpang yang selesai wisata di tanah Turki diwajibkan untuk melakukan hal sebagai berikut:

  • Menunjukkan surat bebas Covid-19, dan surat ini hanya berlaku 72 jam dari tanggal penerbitan
  • Bagi yang tidak dapat memperlihatkan hasil tes PCR, diwajibkan untuk tes di bandara Soekarno Hatta di area kedatangan
  • Jika gagal mendapatkan hasil tes negatif, maka para penumpang akan dikarantina langsung selama 2 minggu di lokasi yang ditentukan dan disiapkan oleh pemerintah Indonesia

Pentingnya menjaga diri di masa pandemi adalah suatu hal yang wajib saat ini. Namun tidak dapat dipungkiri tingginya keinginan untuk wisata ke Turki adalah salah satu alasan mengapa wisatawan perlu mengetahui protokol kesehatan sebelum melakukan perjalanan kesana. Selain menawarkan keamanan yang sudah bersertifikat, negara Turki juga memiliki keindahan yang membuat banyaknya minat wisatawan untuk berkunjung ke Istanbul Turki. Siap menjelajahi keindahan destinasi wisata Turki dengan protokol kesehatan yang amani? Rencanakan liburan ke Turki dengan lebih nyaman dan berkesan bersama Jejak Imani. Mulai dari berkunjung ke tujuan wisata populer di Turki hingga pelayanan dan harga terbaik, hanya dengan Jejak Imani.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply