Ketentuan Badal Umroh – Badal artinya adalah pengganti atau menggantikan. Maka bisa kita simpulkan bahwa badal umroh ini berarti menggantikan umroh seseorang, atau seseorang berumroh namun bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk orang lain. Seperti apa ketentuan badal umroh dalam Islam?

Ketentuan Badal Umroh

Source: Google.com

  • Orang yang melakukan badal umroh atau haji, diharuskan sudah terlebih dahulu melakukan haji atau umroh untuk dirinya sendiri. Sebagaimana yang tertera dalam hadits Ibnu Abbas tentang Syubrumah sebagai berikut.

Diriwayatkan dari sahabat mulia Ibnu Abbas bahwa Rasulullah ﷺ mendengar seseorang berkata labbaik, 

“Aku datang memenuhi seruanmu” dari (untuk) Syubrumah. Rasulullah ﷺ  kemudian bertanya; Siapakah Syubrumah itu, kemudian ia menjawab; saudaraku atau kerabatku, lalu Rasulullah ﷺ  bertanya; Apakah kamu sudah berhaji untuk dirimu sendiri? Ia menjawab; Belum wahai Rasul. Lalu Rasulullah ﷺ bersabda; Lakukanlah haji untuk dirimu terlebih dahulu kemudian kamu bisa berhaji untuk Syubrumah. (Hadist Riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah).

 

  • Badal umrah atau haji bisa dilakukan oleh keluarga atau pun orang lain dengan cara menitipkan nama siapa yang akan dibadalkan.

Perlu juga kita ketahui bahwa pada saat ini ulama kontemporer juga banyak yang memberikan penguatan terkait hukum badal Umroh. Seperti halnya Lembaga Daar Ifta’ Mesir dalam fatwanya yang disampaikan oleh Fadhilatu Syaikh Ahmad Wasaam bahwa umroh untuk orang tua, saudara, atau kerabat yang sudah wafat maka dibolehkan dan tidak apa-apa. Hanya saja niatnya diubah menjadi

لبيك اللهم عمرة عن فلان

Labbaikallahumma Umrotan ‘an fulan (nama yang ingin dibadalkan)

Pendapat ini juga dikuatkan oleh Fadhilatu Duktur Amr Al-Wardani, Sekretaris Darul Ifta’ bahwa jika ingin membadalkan umroh maka ketentuan yang harus sudah dilakukan adalah orang yang akan membadalkan umroh harus pernah melakukan umroh terlebih dahulu untuk dirinya sendiri. 

Pendapat ini juga disampaikan oleh Fadhilatu Syaikh Duktur Ali Jum’ah ketika ditanya perihal mengumrohkan orang tua, saudara, atau kerabat yang sudah wafat atau sakit keras dan susah untuk sembuhnya, beliau menjawab:

“Apakah diperbolehkan bagi seseorang untuk mewakili orang lain yang masih hidup untuk melakukan umrah?”

Beliau menjawab: boleh sebagaimana hadist dari sahabat mulia Ibn Abbas yang tadi sudah kami jelaskan diatas.

Semoga dari pembahasan ini, kita dapat mengambil kesimpulan perihal ketentuan ibadah badal umroh. Namun tetap dengan memperhatikan syarat-syarat yang sudah ulama sampaikan. Insya Allah, kita semua selalu dalam keadaan sehat dan semakin bertaqwa kepada kepada Allah ﷻ. 

Lihat juga disini: Ingin Tahu Badal Umroh? Yuk Kenali Hukum dan Syarat Badal Umroh Disini!

Jejak Imani memiliki layanan Badal Umroh yang dilakukan secara langsung oleh tim khidmat Jejak Imani yang berada di Tanah Suci. Dapatkan biaya badal umroh khusus 2021 cukup dengan 2 juta-an saja, Anda sudah dapat melaksanakan ibadah badal umroh. Dengan biaya tersebut Anda sudah dapat mengumrohkan orangtua/keluarga/saudara yang sedang sakit keras ataupun yang sudah tidak mampu berumroh ataupun sudah meninggal. Wujudkan niat baik mengumrohkan sanak keluarga maupun kerabat dengan menghubungi tim Jejak Imani perihal Program Badal Umroh disini (Tanya dulu Konsultasi Gratis) 

Wujudkan niat baik Anda berumroh dan menuntaskan kerinduan kepada Baginda Rasulullah ﷺ, cukup menabung Rp 23.000 per hari, impian Anda ke Tanah Suci insya Allah akan terlaksana. Dapatkan Program Tabungan Umroh khusus khusus untuk Anda, yaitu Program Tabungan Umroh yang insya Allah mempermudah jalan Anda berumroh. Silakan kontak tim kami disini (Tanya dulu Konsultasi Gratis)

Jejak Imani Travel Haji, Umroh & Islamic Tours adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa travel Biro Haji, Umroh & Islamic Halal Tour. Jejak Imani berdiri sejak tahun 2014 dengan berbentuk Perseroan Terbatas (PT.) dengan nama PT. Jejak Imani Berkah Bersama. Jejak Imani sudah berizin resmi, dengan nomor PPIU No. U.553 Tahun 2020 dan akreditasi PPIU bernilai A dengan nomor 2020-PPIU 1-0011. Anda juga dapat melihat detail jelasnya disini Tentang Kami. 

Jejak Imani juga memiliki paket haji dengan waktu tunggu yang lebih singkat dan dapatkan pengalaman haji yang lebih nyaman bersama Jejak Imani disini

Anda juga dapat mempelajari paket haji yang terdapat di Jejak Imani, yaitu:

  1. Haji Tanpa Antri.
  2. Haji dengan Waktu Tunggu 5 Tahun.

 

Bagi Bapak/Ibu yang ingin berhaji namun terkendala biaya, Jejak Imani juga memiliki program Tabungan Haji. Untuk lebih detailnya Anda dapat menanyakan dahulu disini (Konsultasi Tabungan Haji Gratis).

Sempurnakan Rukun Islam dengan berhaji lebih nyaman dengan menikmati fasilitas bintang 5 bersama Jejak Imani.

Tidak ada kata berhenti untuk belajar, sembari menunggu umroh kembali dibuka, Jejak Imani mempersembahkan Kelas Online Premium “Ibrahim Series”, kisah manusia paling mesra kepada Allah ﷻ yaitu Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dengan bimbingan langsung oleh Ustadz H. Salim A. Fillah. Simak bagaimana sirah kehidupan syarat hikmah Nabiyullah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam disini.

Jejak Imani juga dapat mengantarkan Anda mempelajari sejarah peradaban Islam sambil menikmati indahnya alam di salah satu negara wisata favorit orang Indonesia yaitu, Turki, mulai dari 10 jutaan, Anda sudah bisa berwisata ke Turki, silakan pelajari selengkapnya disini.

Ingin perjalanan ibadah Haji, Umroh & Islamic Halal Tour  Anda lebih aman dan terpercaya? Jejak Imani jawabannya, insya Allah.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply