Zakat – Zakat Merupakan rukun Islam yang ke-4. Dan zakat terdiri dari dua macam dan wajib diketahui oleh umat Islam, yaitu; zakat fitrah dan zakat mal.

zakat

Source: Google.com

Zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh umat Islam dan diberikan kepada yang berhak menerima sesuai dengan syariat Islam. Zakat berasal dari kata “zaka” yang artinya suci, baik, berkah, tumbuh, dan berkembang. Allah ﷻ dalam Surah At-Taubah ayat 103,

خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ

Artinya:

Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui.

Hukum Mengeluarkan Zakat

Para ulama sepakat mengeluarkan zakat hukumnya adalah wajib bagi setiap umat Islam yang memenuhi syarat wajib zakat. Sebagaimana ketentuan dalam syariah agama Islam. Perintah mengeluarkan zakat tertuang dalam ayat dalam Al-Quran. Allah ﷻ dalam Surah Al-Baqarah ayat 110,

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ ۗ وَمَا تُقَدِّمُوْا لِاَنْفُسِكُمْ مِّنْ خَيْرٍ تَجِدُوْهُ عِنْدَ اللّٰهِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ

Artinya:

Dan laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat. Dan segala kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, kamu akan mendapatkannya (pahala) di sisi Allah. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

Dan zakat yang diwajibkan bagi umat Islam pada bulan Ramadhan adalah zakat fitrah. Kewajiban ini sebagaimana sabda Nabi Muhammad ﷻ,

 “Rasulullah SAW mewajibkan zakat fitrah atau satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum atas umat Muslim, baik hamba sahaya maupun merdeka, laki-laki maupun perempuan, kecil maupun besar. Beliau SAW memerintahkannya dilaksanakan sebelum orang-orang keluar untuk sholat.” (HR. Bukhari & Muslim)

Jenis Zakat

Zakat dalam Islam terdiri dari dua macam, yaitu; zakat fitrah dan zakat mal. Berikut masing-masing penjelasannya.

  • Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh umat Islam pada bulan Ramadhan. Tepatnya saat menjelang Idul Fitri. Besaran zakat fitrah setara dengan 3,5 liter atau sekitar 2,5 kg makanan pokok.

Zakat fitrah bisa berupa beras, gandum dan sejenisnya sesuai dengan daerah makanan pokok yang ada disana. Zakat fitrah juga dapat diganti dengan uang, namun harus setara dengan harga makanan pokok sesuai dengan besaran zakat tersebut.

  • Zakat Mal

Zakat mal atau biasa disebut dengan zakat harta adalah zakat yang wajib dikeluarkan umat Islam sesuai dengan nisab dan haulnya. Nisab merupakan syarat minimum harta yang dapat dikategorikan sebagai wajib zakat. Sementara haul adalah masa kepemilikan harta sudah berlalu selama 12 bulan.

Perhitungan besaran zakat mal adalah dengan mengalihkan jumlah harta dengan 2,5% (persen), jika harta telah memenuhi syarat nisab.

Sebagai contoh, zakat mal terdiri atas simpanan kekayaan seperti uang, emas, surat berharga, penghasilan profesi, aset perdagangan, hasil barang tambang, hasil laut, hasil sewa aset dan lain sebagainya, yang menjadi pemasukan umat Islam.

Syarat Wajib Zakat Mal dalam Islam

Secara umum wajib zakat mal terdiri dari lima syarat sebagai berikut:

  • Beragama Islam
  • Merdeka (bukan hamba sahaya atau budak). Di era ini perbudakan sudah tidak ada.
  • Kepemilikan harta sempurna, mengartikan bahwa harta yang dimiliki seseorang secara penuh atau berada dalam kekuasaannya. Bukan harta yang diperoleh dari hutang, pinjaman atau titipan.
  • Nisab, nisab adalah jumlah harta yang dimiliki selain kebutuhan pokok (rumah, pakaian, kendaraan, dan perhiasan yang dikenakan) telah melebihi batas minimal wajib pajak sebesar 91,92 gram emas atau 24 karat.
  • Haul, masa kepemilikan harta sudah berlalu selama 12 bulan.

Golongan Penerima Zakat

Zakat ditunaikan untuk disalurkan kepada golongan orang yang berhak menerima zakat. Allah ﷻ berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 60,

 اِنَّمَا الصَّدَقٰتُ لِلْفُقَرَاۤءِ وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْعَامِلِيْنَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوْبُهُمْ وَفِى الرِّقَابِ وَالْغَارِمِيْنَ وَفِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَابْنِ السَّبِيْلِۗ فَرِيْضَةً مِّنَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

Artinya:

Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksanaa.

  • Fakir adalah orang yang hampir tidak mempunyai apa-apa sehingga menyebabkan tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidupnya.
  • Miskin adalah orang yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar.
  • Amil adalah orang yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.
  • Mualaf adalah orang yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menguatkan tauhid dan syariah agama Islam.
  • Riqab adalah budak atau hamba sahaya yang ingin memerdekakan diri sendiri.
  • Fisabilillah adalah orang yang berjual di jalan Allah ﷻ seperti dakwah, jihad dan semacamnya.
  • Ibnu Sabil adalah orang yang kehabisan biaya dalam perjalanaan ketaatan kepada Allah ﷻ.

Semoga dari pembahasan ini, Anda dapat mengetahui makna dari zakat bagi umat Islam dan dapat menjadi manfaat apabila ingin berzakat. Insya Allah, kita semua selalu dalam keadaan sehat dan semakin bertaqwa kepada kepada Allah ﷻ. 

Jejak Imani menawarkan keragaman paket dan program terbaik khusus untuk Anda yang sedang merencanakan ibadah haji ke Tanah suci dan ingin mendapatkan waktu antri yang singkat sambil menikmati fasilitas bintang 5, bisa lihat disini.

Apabila Anda ingin beribadah umroh terlebih dahulu, namun terkendala oleh biaya atau waktu (akibat pandemi Covid-19) Anda juga dapat melihat Program menarik dari Jejak Imani, yaitu Program Tabungan Umroh. Cukup menabung Rp 23.000 per hari, impian Anda ke Tanah Suci akan terlaksana.

Mari pelajari kisah manusia paling mesra kepada Allah ﷻ yaitu Nabi Ibrahim AS dengan bimbingan langsung oleh Ustadz H. Salim A. Fillah sekaligus meraih ketenangan dalam hidup dengan mempelajari sirah kehidupan syarat hikmah dari Nabi Ibrahim AS, Anda dapat mendaftarkan diri disini (Gunakan kode voucher: ibrahim) untuk mendapatkan potongan harga Rp 50.000.

Jejak Imani juga dapat memfasilitasi Anda berlibur ke negara Turki. Mempelajari peradaban Islam disana, sambil menikmati keindahan alamnya, bisa Anda dapatkan paketnya disini.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply