Qurban – Dalam Al-Quran dan Hadits telah banyak disebutkan tentang dalil perintah berkurban. Walaupun kurban bukanlah ibadah yang bersifat wajib, namun ibadah qurban termasuk sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ kepada umatnya. Terlebih, ibadah qurban juga mengandung banyak sekali hikmah dan manfaat.

qurban

Source: Google.com

Tentu sebagai umat Islam, kita dianjurkan agar dapat meneladani Rasulullah ﷺ  dan menjalankan seluruh sunnahnya agar mendapat banyak keutamaan kelak di akhirat. Untuk itu, berikut adalah beberapa ayat dan hadis mengenai perintah berkurban agar kita bisa memahami dan memaknai ibadah qurban secara mendalam.

Dalil Al-Quran Tentang Perintah Berkurban

Dalam Al-Quran telah banyak disebutkan perintah berkurban. Ibadah qurban memang telah dilaksanakan sejak zaman Nabi Ibrahim As dan Nabi Ismail AS. Namun, qurban juga dilanjutkan oleh Rasulullah ﷺ hingga terus diajarkan kepada umat Islam. Berikut adalah dalil Al-Quran mengenai perintah untuk qurban.

  • Berkurban Mendekatkan Diri Kepada Allah ﷻ 

“Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah).” (QS. Al-Kautsar: 2)

Dalam surat Al-Kautsar ayat 2, disebutkan bahwa ibadah berkuban adalah sebagai ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah ﷻ setelah peringatan untuk melaksanakan sholat. Walaupun sebagai ibadah sunnah, tapi ibadah kurban juga menjadi sarana untuk kita kembali mengingat tentang Allah. Sebagai pecipta dan menguasai seluruh kehidupan manusia.

  • Berkurban Bentuk Ketaqwaan dan Ketundukan pada Allah ﷻ

“Dan bagi tiap-tiap umat telah kami syariatkan penyembelihan (qurban) supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka. maka Tuhanmu ialah Tuhan yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. dan berilah kabar gembira pada orang-orang yang tunduk (patuh) pada Allah.” (QS: Al-Hajj: 34)

Dalam ayat di atas, disebutkan bahwa penyembelihan hewan qurban yang berorientasi kepada Allah ﷻ adalah sebagai bentuk syukur dan berserah diri kita kepada Allah ﷻ. Hewan-hewan qurban adalah sebagai salah satu bentuk rezeki  yang Allah ﷻ berikan kepada kita. Menyembelihnya satu saja dari setiap muslim, tentu tidak akan mengurangi rezeki yang telah Allah ﷻ berikan kepada kita.

Selain itu, dilanjutkan kembali oleh ayat 36-37. 

“Maka makanlah sebagiannya (daging qurban) dan berilah makan orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (orang yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Daging daging qurban dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai keridhaan Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”

Perintah berkurban juga tidak mengurangi rasa syukur dan kenikmatannya, karena sebagai orang yang berkurban. Maka berhak juga untuk menikmatinya sebagian dan tentunya menjadi kenikmatan juga bagi para penerima manfaat yang menerimanya. Output dari ibadah kurban adalah ketaqwaan, untuk itu seperti ayat di atas sebutkan bahwa bukan darah dagingnya yang mencapai keridhoaan Allah ﷻ, tapi bagaimana kita bertaqwa atas-Nya.

  • Bentuk Ketaatan dan Mengesakan Allah ﷻ 

“Katakanlah (wahai Muhammad): Sesungguhnya shalatku, nusuk/ibadah qurbanku, hidup dan matiku hanya untuk Allah rabb semesta alam.  Tidak ada sekutu bagi-Nya, aku diperintahkan seperti itu dan aku adalah orang yang pertama kali berserah diri.” (QS. Al-An’am: 162)

Dalam ayat di atas, ditunjukkan bahwa Rasulullah ﷺ bersaksi bahwa shalat dan ibadah kurbannya, adalah sebagai bentuk pengakuan diri bahwa tidak ada lagi selain Allah ﷻ untuk tempat berserah diri. 

Dalil Perintah Berkurban dalam Hadis

Selain dalam Al-Quran, perintah berkurban juga disebutkan dalam banyak hadis. Tentunya, Nabi Muhammad ﷺ pun juga rutin berkurban sambil melaksanakan ibadah haji. Misalnya, dalam hadis berikut.

“Nabi Muhammad SAW. berkurban dengan dua kambing gemuk dan bertanduk. Saya melihat Nabi Saw. meletakkan kedua kakinya di atas pundak kambing tersebut, kemudian Nabi Saw. membaca basmalah, takbir dan menyembelih dengan tangannya sendiri.” (HR Bukhari)

Hadits ini menunjukkan bahwa Rasul pun berkurban dan menyembelihnya dengan tangan sendiri serta sambil menyebut nama Allah ﷻ. Karena penting dan banyak sekali keutamaan ibadah qurban, maka barang siapa yang memiliki kelapangan sangat dianjurkan sekali untuk berkurban. Seperti yang disampaikan dalam hadis di bawah ini.

“Barangsiapa mendapatkan kelapangan tetapi tidak berkurban, maka janganlah dia mendekati tempat salat kami.” (HR. Imam Ahmad dan Ibnu Majah)

Dalil Perintah Berkurban, yang Menjadi Pemberat Amalan Kita di Akhirat

Selain itu, amalan kurban juga kelak akan menjadi saksi kita di akhirat karena setiap helai bulu, darah, dan daging yang dibagikannya akan mejadi pemberat amalan kita. Tentunya, bagi pekurban yang ikhlas dalam menjalankannya, sebagaimana disampaikan dalam hadis berikut.

Dari Aisyah, Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban). sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah –sebagai qurban– di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya.” (HR. Ibn Majah dan Tirmidzi)

Untuk itu, dari hadist di atas, kita bisa mendapatkan banyak hikmah bahwa perintah berkurban adalah perintah yang sangat ditekankan baik oleh Allah ﷻ melalui Al-Quran dan hadis-hadis yang mencerminkan teladan Rasulullah ﷺ. Jika kita memiliki kelebihan harta, kelapangan untuk berkurban di tahun ini. Maka segerakanlah agar menjadi manfaat luas bagi sesama dan kebaikan bagi kita di dunia maupun di akhirat.

Jejak Imani juga menawarkan pilihan hewan qurban untuk Anda. Jika Anda sudah memiliki niat untuk qurban pada tahun 2022, dapat memilih dan menanyakan hewan qurban disini sesuai kebutuhan Anda disini.

Bagi Anda yang sudah rindu ke Tanah Suci dan ingin melakukan perjalanan ibadah umroh, Anda dapat berangkat lebih nyaman bersama Jejak Imani. Lihat juga Paket Umroh Jejak Imani disini. Dan jika Anda ingin mengetahui informasi paket dan jadwal keberangkatan yang ada di Jejak Imani Anda dapat kontak tim kami disini (Tanya dulu Konsultasi Gratis).

Bagi Anda yang terkendala biaya umroh, tidak perlu khawatir karena Jejak Imani memiliki program Tabungan Umroh. Wujudkan niat baik Anda berumroh dan menuntaskan kerinduan kepada Baginda Rasulullah ﷺ, cukup menabung Rp 23.000 per hari, impian Anda ke Tanah Suci insya Allah akan terlaksana. Dapatkan Program Tabungan Umroh khusus khusus untuk Anda, yaitu Program Tabungan Umroh yang insya Allah mempermudah jalan Anda berumroh. Silakan kontak tim kami disini (Tanya dulu Konsultasi Gratis)

Jejak Imani memiliki layanan Badal Umroh yang dilakukan secara langsung oleh tim khidmat Jejak Imani yang berada di Tanah Suci. Dapatkan biaya badal umroh khusus 2021 mulai 2 juta-an saja. Dengan biaya tersebut Anda sudah dapat mengumrohkan orangtua/keluarga/saudara yang sedang sakit keras ataupun yang sudah tidak mampu berumroh ataupun sudah meninggal. Wujudkan niat baik mengumrohkan sanak keluarga maupun kerabat dengan menghubungi tim Jejak Imani perihal Program Badal Umroh disini (Tanya dulu Konsultasi Gratis) 

Jejak Imani Travel Haji, Umroh & Islamic Tours adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa travel Biro Haji Plus, Umrah & Halal Tour. Jejak Imani berdiri sejak tahun 2014 dengan berbentuk Perseroan Terbatas (PT) dengan nama PT Jejak Imani Berkah Bersama. Jejak Imani sudah berizin resmi, dengan nomor PPIU No. U.553 Tahun 2020 dan akreditasi PPIU bernilai A dengan nomor 2020-PPIU 1-0011. Anda juga dapat melihat detail jelasnya disini Tentang Kami. 

Jejak Imani juga memiliki paket haji dengan waktu tunggu yang lebih singkat dan dapatkan pengalaman haji yang lebih nyaman bersama Jejak Imani disini

Anda juga dapat mempelajari paket haji yang terdapat di Jejak Imani, yaitu:

  1. Haji Tanpa Antri.
  2. Haji dengan Waktu Tunggu 5 Tahun.

 

Bagi Bapak/Ibu yang ingin berhaji namun terkendala biaya, Jejak Imani juga memiliki program Tabungan Haji. Untuk lebih detailnya Anda dapat menanyakan dahulu disini (Konsultasi Tabungan Haji Gratis).

Sempurnakan Rukun Islam dengan berhaji lebih nyaman dengan menikmati fasilitas bintang 5 bersama Jejak Imani.

Tidak ada kata berhenti untuk belajar, sembari menunggu umroh kembali dibuka, Jejak Imani mempersembahkan Kelas Online Premium “Ibrahim Series”, kisah manusia paling mesra kepada Allah ﷻ yaitu Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dengan bimbingan langsung oleh Ustadz H. Salim A. Fillah. Simak bagaimana sirah kehidupan syarat hikmah Nabiyullah Nabi Ibrahim ‘alaihissalam disini.

Ingin perjalanan ibadah Haji, Umroh & Islamic Halal Tour 2022 Anda lebih aman dan terpercaya? Jejak Imani jawabannya, insya Allah.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply