Di masa pandemi saat ini sangat penting untuk mengetahui info umroh terkini demi menjaga protokol kesehatan. Bagi para calon jamaah umroh yang sedang merencanakan beribadah maupun kunjungan ke negara Arab Saudi dapat memperhatikan info umroh terkini dan beberapa protokol kesehatan yang perlu ditaati, simak ulasannya dibawah ini.

Wajib Tes PCR Covid-19

Salah satu info umroh yang wajib dilakukan adalah dengan melakukan tes Covid-19 sebagai syarat protokol kesehatan terkini. Syarat ini dapat dilakukan oleh calon jamaah umroh sebelum melakukan penerbangan di bandara Soekarno Hatta menuju Tanah Suci. Tes Covid-19 akan di info  kepada calon jamaah umroh oleh pihak travel dan dapat dilakukan oleh calon jamaah umroh secara kolektif pada H-1 di tempat yang telah ditentukan.

Selain itu para calon jamaah umroh juga wajib melakukan seluruh protokol kesehatan umroh, mulai dari Bandara Soekarno Hatta, selama berada di Tanah Suci, hingga kembali ke Indonesia. Info umroh terkini prihal protokol kesehatan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:

  • Boarding yang dilakukan dengan minim kontak fisik dengan petugas
  • Meminimalisir interaksi dan kerumunan dengan para jamaah umroh lain
  • Menjaga jarak 2 meter
  • Selalu bermasker dan mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer
  • Menjaga kesehatan dengan makanan makanan bergizi selama perjalanan umroh seperti, meminum vitamin dan usahakan tidur yang cukup

Tiba di Tanah Suci

Setibanya di Tanah Suci, para jamaah akan mendapatkan info terkait dengan beberapa protokol kesehatan yang akan dilalui calon jamaah umroh. Berikut penjelasannya:

  • Jamaah umroh menyerahkan formulir kesehatan ke pihak imigrasi.
  • Jamaah umroh tidak diwajibkan untuk memperlihatkan bukti tes Covid-19 yang sudah dilakukan di Indonesia, namun jamaah umroh perlu melakukan tes PCR kedua di Arab Saudi.

Karantina

Setelah seluruh pemeriksaan dokumen selesai, para jamaah umroh (umrah) akan diarahkan  ke hotel tempat karantina (selama 3 hari). Demi menjaga protokol kesehatan para jamaah selama di Arab Saudi, para jamaah tidak diperkenankan keluar hotel selama masa karantina berlaku.

Pembatasan Kegiatan Beribadah

protokol umroh

Source: Google.com

Jamaah umroh (umrah) yang sudah selesai melakukan karantina dapat melakukan ibadah umroh. Namun, ada pembatasan waktu bagi para jamaah umroh yang ingin beribadah, info umroh terkini para jamaah hanya dapat melakukan shalat sekitar 15-30 menit, jamaah umroh masih dapat berdoa, membaca Quran dan kegiatan lainnya namun tidak bisa lama dari itu dan tidak bisa i’tikaf di masjid sampai waktu shalat berikutnya tiba.

Info umroh selanjutnya adalah para jamaah umroh diharuskan untuk melakukan registrasi terlebih dahulu apabila ingin melaksanakan shalat di masjid, para jamaah akan mendapatkan info registrasi melalui aplikasi khusus umroh yang akan diberikan oleh pihak Arab Saudi, yaitu Eatmarna. Namun jamaah tidak perlu khawatir karena penggunaan aplikasi ini akan dibantu oleh pihak muassasah/travel, jamaah hanya perlu mengikuti jadwal yang ditentukan travel umrah, dan tidak perlu mendaftar lewat aplikasi secara mandiri.

Info waktu pelaksanaan ibadah umroh pun akan ditentukan jadwalnya melalui pendaftaran aplikasi (Eatmarna) yang nantinya akan didaftarkan juga oleh pihak muassasah/travel. Dan untuk info umroh terkini apabila suasana kondusif, jamaah insya Allah dapat melakukan ibadah umroh kedua, bisa melakukan badal umroh saat itu atau umroh untuk diri sendiri.

Tiba di Indonesia

Setibanya di bandara Soekarno Hatta Indonesia, terdapat info prihal protokol kesehatan yang wajib dilakukan oleh para jamaah umroh (umrah) usai beribadah di Tanah Suci, diantaranya sebagai berikut:

  • Para jamaah wajib memberikan info atau menunjukkan surat bebas Covid-19 sepulangnya dari beribadah umroh; surat ini hanya berlaku 72 jam dari tanggal penerbitan.
  • Bagi yang tidak dapat memperlihatkan info hasil tes PCR, para jamaah umroh diwajibkan untuk tes di bandara Soekarno Hatta di area kedatangan.
  • Jika gagal mendapatkan hasil tes negatif, maka para jamaah akan dikarantina langsung selama 2 minggu di lokasi yang sudah ditentukan dan disiapkan oleh pihak pemerintah Indonesia.

Pentingnya menjaga diri di masa pandemi adalah suatu hal yang wajib saat ini. Namun tidak dapat dipungkiri tingginya keinginan untuk beribadah umroh ke Tanah Suci adalah salah satu alasan mengapa para jamaah perlu mengetahui protokol kesehatan sebelum melakukan perjalanan umroh. 

Siap beribadah umroh ke Tanah Suci? Rencanakan perjalanan umroh lebih nyaman dan berkesan bersama Jejak Imani. 

 

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply