Ibadah Haji – Haji merupakan salah satu rukun Islam selain syahadat, shalat, puasa dan zakat. Tentunya haji juga memiliki tata cara dan aturan tertentu yang dilakukan untuk mendapatkan haji yang mabrur.

ibadah haji

Source: Google.com

Makna haji adalah menyengaja (menuju). Secara istilah yaitu menyengaja (menuju) Baitullah di kota Mekkah untuk melakukan ibadah pada waktu dan tata cara yang sudah ditentukan serta dilakukan secara tertib.

Haji juga memiliki macam-macam ibadahnya. Namun perlu dikeatahui terlebih dahulu bahwasanya landasan pengerjaan ibadah haji juga tertuang dalam firman Allah ﷻ dalam Surah Ali’Imran ayat 97,

 

فِيْهِ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبْرٰهِيْمَ ەۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًا ۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ

Artinya:

Di sana terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) maqam Ibrahim. Barangsiapa memasukinya (Baitullah) amanlah dia. Dan (di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, yaitu bagi orang-orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Barangsiapa mengingkari (kewajiban) haji, maka ketahuilah bahwa Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu) dari seluruh alam.

Sementara itu, dasar kewajiban haji juga diriwayat kan dalam sebuah hadis oleh Nabi Muhammad ﷻ, 

“Islam dibangun atas lima perkara; bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan salat, menunaikan zakat, puasa di bulan Ramadan dan melakukan haji ke Baitullah bagi orang yang mampu melakukan perjalanan ke sana.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Macam Ibadah Haji

 Haji Ifrad

Ifrad artinya menyendirikan. Jika memilih melaksanakan Haji Ifrad, maka seorang jamaah haji melaksanakan ibadah haji saja dan tidak melakukan ibadah umrah. Mereka yang melaksanakan haji ifrad tidak dikenakan dam (denda).

Cara Pelaksanaan Haji Ifrad:

  • Melaksanakan ibadah haji saja (tanpa melakukan umroh)
  • Melakukan ibadah haji terlebih dahulu, lalu melaksanakan umroh setelah selesai berhaji.

Ada pula dua cara lain melakukan haji ifrad, yaitu:

  • Melakukan umroh di luar bulan-bulan haji. Kemudian, melakukan haji pada bulan haji.
  • Umrah dilakukan pada bulan haji, kemudian kembali ke rumah, baru pergi lagi berhaji pada bulan haji di tahun yang sama.
  • Urutan pelaksanaannya adalah, ihram dari miqat untuk melaksanakan haji, kemudian berihram lagi dan mengambil miqat untuk melakukan ibadah umrah. Jamaah tidak membayar dam dan disunnahkan melakukan tawaf qudum. Tawaf qudum adalah tawaf pertama yang dilakukan jamaah saat sampai di Mekkah.

Haji Qiran

Qiran memiliki makna berteman atau bersamaan. Jamaah haji yang melakukan haji qiran akan melakukan ibadah haji dan umrah secara bersamaan. Hal ini dilakukan dengan sekali niat sekaligus untuk haji dan umrah. Namun, jamaah diharuskan membayar dam.

Pelaksanaannya dilakukan pada bulan-bulan haji. Jemaah melakukan tawaf, sa’i, dan tahallul satu kali untuk haji dan umrah.

Jamaah yang memilih melakukan haji qiran akan dikenakan denda atau dam berupa (menyembelih seekor kambing). Bagi mereka yang tidak mampu, maka jamaah harus menggantinya dengan berpuasa 10 hari. Ketentuannya, 3 hari puasa dilakukan saat di Mekkah dan 7 hari puasa ketika sudah di Tanah Air (Indonesia/setelah pulang dari Tanah Suci). Jamaah juga disunnahkan melakukan tawaf qudum ketika tiba di Mekkah. Tawaf qudum adalah tawaf pertama yang dilakukan jamaah saat sampai di Mekkah.

Haji Tamattu

Haji tamattu merupakan haji yang paling sering dilakukan jamaah haji asal Indonesia. Mereka yang memilih haji tamattu akan melakukan ibadah haji setelah melaksanakan umroh.

Haji tamattu disebut lebih mudah dilakukan jika dibandingkan dua jenis haji lainnya. Alasannya, setelah selesai tawaf dan umroh, lalu tahallul, dan bebas dari larangan saat ihram.

Sama seperti haji qiran, jemaah yang melakukan haji tamattu wajib membayar dam atau denda dengan menyembelih seekor kambing. Atau, jemaah bisa menggantinya dengan puasa 10 hari.

Semoga dari pembahasan ini, Anda dapat mengetahui macam dari ibadah haji dan dapat menjadi manfaat apabila sedang merencanakan haji. Insya Allah, kita semua selalu dalam keadaan sehat dan semakin bertaqwa kepada kepada Allah ﷻ. 

Bagi Anda yang berencana melaksanakan ibadah haji dan ingin waktu tunggu yang lebih singkat, Anda dapat melihat paket dan program terbaik khusus yang terdapat di Jejak Imani. Dapatkan waktu antri yang singkat sambil menikmati fasilitas bintang 5, disini.

Apabila Anda ingin beribadah umroh terlebih dahulu, namun terkendala oleh biaya atau waktu (akibat pandemi Covid-19) Anda juga dapat melihat Program menarik dari Jejak Imani, yaitu Program Tabungan Umroh. Cukup menabung Rp 23.000 per hari, impian Anda ke Tanah Suci akan terlaksana.

Mari pelajari kisah manusia paling mesra kepada Allah ﷻ yaitu Nabi Ibrahim AS dengan bimbingan langsung oleh Ustadz H. Salim A. Fillah sekaligus meraih ketenangan dalam hidup dengan mempelajari sirah kehidupan syarat hikmah dari Nabi Ibrahim AS, Anda dapat mendaftarkan diri disini (Gunakan kode voucher: ibrahim) untuk mendapatkan potongan harga Rp 50.000.

Jejak Imani juga dapat memfasilitasi Anda berlibur ke negara Turki. Mempelajari peradaban Islam disana, sambil menikmati keindahan alamnya, bisa Anda dapatkan paketnya disini.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply